Ketika Rujukannya Masih Diakui, Tetapi Hidup Sudah Berjalan Meninggalkannya
Membaca FISQ/FĀSIQ sebagai keluarnya cara hidup dari rujukan yang seharusnya tetap mengikat—dan mengapa FĀSIQ tidak cukup dipahami sebagai sekadar “orang berdosa”.